Halauan cahaya perlahan kutembus dengan sopan
Bercakan aliran pembawa nyawa akan aku segani
Semua demi batu apung yang melayang-layang
Banyak tragedi di hamparan spektrum yang maya ini
Terkadang putih
Terkadang hitam
Semua menggantung karena minor yang tak kunjung mayor
Banyak bunga yang telah aku lihat
Dari mawar, melati, anggrek bahkan bunga yang tak
kukenal
Semua begitu biasa karena coraknya sungguh biasa untuk
dikenal
Namun di ujung pasir yang jatuh
Aku temukan sebuah bunga yang baru dan utuh
Sebuah bunga yang konon turun dari surga
Bunga yang layak dipuji
Bunga yang layak dicintai
Lalu aku beri nama ia edelweis Sang Bunga Abadi
Edelweis …
Kau begitu maya untuk kuraba
Namun kau begitu nyata untuk kurasa
Sungguh bunga yang istimewa
Meskipun aku tak bisa memilikinya …
04/02/2012
0 komentar:
Posting Komentar