Hanya Itu

Kala itu
Ketika semua bisu dan orang-orang tak tau
Aku mulai suka padamu
Dalam sedihmu dalam sukamu

Walau senantiasa orang berbicara tentang perbedaanmu
Aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
Berbicara tentang kenyamananku padamu
Berbicara canduku pada senyummu

Aku sayang padamu, gadis hebat yang pernah aku temui
Perhatianmu adalah motivasiku
Tingkahmu adalah pelengkap hidupku
Hubungan kita adalah kebisuan diantara kita

Aku selalu menunggu waktu-waktu indah bersamamu
Membuat cerita denganmu
Melukiskan sejarah bersamamu
Sejarah cinta kita berdua
Sejarah kita bersama

Kuucapkan kata-kata aku sayang padamu
Bukan sekadar perkataan maupun perilaku difsan
Aku benar-benar sayang padamu
Mungkin banyak yang salah dalam cara ku menyayangimu
Maafkan diriku
Aku benar-benar sayang padamu
Aku ingin dengar darimu
Rangkaian kata-kata sederhana itu
Entah kapan
Semua aku kembalikan pada waktu dan dirimu






21.43/29/05/2013

Semua Sudah Disediakan Oleh Waktu


Mengingat cerita lama indah ternyata
Kita akan tau apa yang seharusnya kita lakukan sekarang
Cerita lama bagaikan refleksi dan evaluasi diri

Aku mulai sadar
Mungkin aku terlalu menekanmu
Tak memberikan ruang dan waktu untukmu
Aku meminta maaf untuk itu

Gunakan saja ruang dan waktu yang kau perlu
Semua kembali kepada dirimu
Aku suka kau menjadi dirimu
Bukan jadi apa yang aku mau
Mungkin aku salah banyak perilakuku yang tak pantas terhadapmu

Suatu hari jika kau memilihku
Aku ingin dengar langsung dari bibir manismu “Aku sayang padamu”
Pasti aku akan menyambutmu dengan kasih tulusku
Namun jika semua tak begitu
Setidaknya semoga kau tau “aku benar-benar menyayangimu”
Dan asaku suatu hari ku ingin dengar kata-kata itu dari bibir manismu





11.53/26/05/2013

Apakah ?


Apakah akan berlanjut ?
Apakah semuanya akan baik-baik saja ?
Apakah semuanya akan berubah ?
Apakah semua harus berpisah ?
Apakah kita harus merelakan itu semua ?
Apakah kita harus melupakan yang ada demi yang tiada ?
Apakah kita tetap mencinta meski asa tak sama ?
Apakah kita akan terus berjalan meski tujuanku padamu dan tujuanmu padanya ?
Apakah kita akan terus bersama ?
Apakah kita harus memilih dianatara bahagia dan duka ?
Apakah kita nantinya tak bisa melanjutkan cerita kita ?
Aku pasrah dan aku kembalikan pada-Nya
Karena Dia lebih tau yang terbaik untuk kita berdua






05.09/24/05/2013

Kutunggu Jawabmu


Semula selalu berawal saat fajar tiba
Semua kejadian kemarin direfleksikan pagi ini
Aku senang bisa bertegursapa akrab dengan dirimu
Kau tampak cantik malam itu
Kau juga menerima masukanku untuk jalani profesimu
Aku nyaman hari itu
Cukup bagiku melihatmu tersenyum manis di setiap pagimu, siangmu dan malammu
Kita serasa tanpa masalah
Kita serasa tak ada yang berubah
Mungkin itu fatamorgana hubungan kita
Meski menghasilkan kenyamanan di hatiku mungkin juga di hatimu
Aku selalu menunggu jawaban-jawaban itu
Dari pertanyaan yang mungkin kau sudah tau
Aku selalu menunggu
Dalam pagi kita
Dalam siang kita
Dalam malam kita
Namun aku perlu itu






06.10/23/05/2013

Cerita Siang


Siang ini aku masih seperti sebelumnya aku kacau. Baru kali ini aku seperti ini padahal aku juga sudah pernah mengalami hal seperti ini. Entah tak tau mengapa. Mungkin aku bisa dibilang berlebihan atau bagaimana namun memang itu yang aku rasa. Mungkin kau terlalu istimewa untukku. Keanehanmu, kekonyolanmu, manismu, perhatianmu dan semua tentangmu aku rindu waktu-waktu kala kita mesra seperti dulu. Apakah aku bisa mendapatkanmu bermodalkan sayang yang tulus ? Ya hanya Tuhan yang tau dan aku hanya menjalani sebaik mungkin untuk membahagiakan orang yang aku sayang. Aku sempat shock kala itu ya mungkin bisa dibilang cintaku bertepuk sebelah tangan kata orang awam menyebutnya. Kamu yang aku sayang ternyata juga sayang dengan orang lain dan lebih terobsesi dengan dia. Lemas aku waktu itu, nggak ada hasrat buat aktivitas sehingga tugasku terbengkalai dan akhirnya bolos karena tugas belum selesai. Seharusnya aku harus siap dengan kenyataan yang ada, mungkin ini yang dinamakan kemungkinan terburuk kalau kemungkinan terbaik ya kita akan bersatu. Aku harap ini sebagai fase-fase sulit hubungan kita. Iya kalau aku memang menyayangimu dengan tulus dan menerima kamu apa adanya namun bukan berarti kamu menjadi pribadi seadanya, aku ingin kamu berubah menjadi lebih baik, merubah sifatmu yang bisa sayang ke banyak cowok. Sakit lho rasanya namun yasudahlah mungkin ini memang takdirku. Aku menjalaninya dengan tulus dan ikhlas. Aku berusaha melakukannya dengan hati karena sayang ini hadir karena aku menyayangimu karena-Nya. Mungkin ini yang disebut dengan cinta Rahmani yaitu mencintai dengan kasih sayang, ketulusan dan memasrahkannya pada Tuhan Yang Maha Esa. Aku masih menyimpan asa untuk bisa bersamamu karena aku tak mau membohongi diriku sendiri bahwa aku masih menyayangimu sayangku ………





12.50/22/05/2013

Monoton


Nada semi minor yang selalu sama
Atau melodi melankoli yang tak kunjung beda
Selalu sama apapun suasananya

Di awali asalamualaikum …
Sedang apa … ?
Sudah makan … ?
Sudah solat … ?
Sudah belajar … ?
Pertanyaan yang sepertinya membosankan namun sudah terjadwal rapi dalam pikiranku

Selamat pagi sayang …
Semangat belajarnya …
Jangan lupa makan …
Jangan lupa solat …
Jangan tidur malam …
Dan menutupnya dengan wassalamualaikum ...
Kata-kata yang sepertinya telah terpatri dalam kamus hidupku

Mungkin perhatianku monoton
Miskin inovasi minim variasi
Namun aku tulus dari hati
Meskipun aku baru tahu cara yang seperti ini




04.58/10/10/2012

Aturan Harapan


Banyak persimpangan yang harus aku lalui
Baik ke kanan maupun ke kiri
Aku dipaksa untuk terus berjalan
Tak boleh berhenti dan terus berjalan

Terkadang aku mundur perlahan
Disaat bimbang di tengah persimpangan
Entah karena canggung atau bimbang
Bingung memikirkan untuk apa persimpangan diciptakan
Tiga fasa selalu aktif mengaturku
Baik untuk berjalan
Perlahan
Ataupun berhenti

Hidup bagaikan aturan jalanan
Terkadang aku terjebak di tengah kemacetan pemikiran yang difsan
Apa yang harus kulakukan
Untuk temukan sebuah pengertian
Arti hidup yang difsan karena harapan





07.08/10/10/2012

Kacauku



Aku kacau pagi ini
Aku dehidrasi motivasi
Aku rindu kala kita saling mendahului untuk siaga lebih awal kala fajar
Untuk menceritakan angan kita pada Illahi
Saling mendoakan sebelum mengawali hari

Aku rindu kala kita saling menyapa mesra di pagi hari
Saling menyapa saling memberi cinta untuk motivasi menjalani hari
Namun apa kau telah bosan melakukannya denganku ?

Aku memang bukan pilihan
Aku bukan opsi terbaik untukmu
Masih ada dia yang kau impikan disana
Yang mungkin lebih bisa membuatmu bahagia
Yang mungkin lebih bisa membuatmu tertawa
Yang mungkin lebih bisa membuatmu ceria


Maaf aku hanya bisa seperti ini
Maaf atas banyak kekuranganku
Maaf atas segala kesalahanku


Terima kasih untuk ceritamu yang kau ukir denganku
Aku pasrah dengan takdirku
Aku sudah berusaha tulus menyayangimu
Sepercik asa aku titipkan padamu
Meskipun kau harus memilih dahulu antara dia dan aku






06.03/22/05/2013

Melankoli Malam Itu


Bulan bersinar begitu terangnya mala mini
Menyinari sudut-sudut sepi dalam lorong bumi
Namun tak untuk hatiku
Sepi dan gelap tanpamu
Lelah dengan kenyataan yang ada
Aku kacau tanpamu


Mengapa semua menjadi seperti ini
Apa kau ingat awal kita berhubungan
“Tulus akan melancarkan kedepannya”
Itu yang kau ucapkan kepadaku
Sehingga aku berani mencobanya


Aku rindu masa-masa indah kita dulu
Ingin aku mengulangnya
Bagai kita mengatur-ulang hubungan kita yang mulai rapuh
Tapi entah bagaimana denganmu
Sebenarnya niatku hanya ingin tulus menyayangimu





22.30/21/05/2013

Coretan 3


Malam yang dingin menyeruak hati
Namun tak terasa dengan panasnya hatiku saat ini
Penatnya kegiatanku disambut pertemuan singkat denganmu
Yang ingin kudengar hanya lontaran kata manismu
Namun semua tinggal harapan
Sindiran yang kau lontarkan padaku
Membuat hatiku tersadar
Apa artinya pengingatku untukmu selama ini
Entah terlalu sensitif hatiku saat ini
Atau memang kau yang tak ingin menjaga hatiku
Aku tak tau dan mungkin tak ingin tau
Niat hati menghibur diri
Mencari apa yang bisa aku nikmati
Karyamu menyambutku dengan tegasnya
Tak mampu berkata apapun setelah membacanya
Tak tersadar air matapun jatuh dan menetes
Menyadari semua yang telah kita lewati
Berawal dari yang biasa menjadi luar biasa
Dan sekarang aku siap dengan semua keputusan
Keputusan yang mungkin menyakiti diri
Atau tepatnya akan kehilangan hati





22.20/21/05/2013

Siapa Dirimu


Seperti statement yang acapkali aku tulis di akunku
Pahamilah siapa dirimu
Mengertilah siapa dirimu
Jangan sampai kau kehilangan identitas dirimu untuk menyadari siapa dirimu
Andai saja kau tak tau siapa dirimu
Lalu bagaimana disisi lain banyak orang
Mereka yang ingin memahami lebih jauh tentang dirimu
Mengerti dirimu
Memahamimu
Untuk menyayangimu





14.08/20/12/2012

Mengalir Begitu Saja


Sebuah kata manis tak mampu aku tuliskan
Bahkan hanya sekedar menulis
Untuk merangkaipun aku tak mampu
Tak seperti dirimu
Menciptakan kata yang membuatku melayang
Hingga tak sadar siapa diriku
Dan mengalir begitu saja




14.04/20/12/2012

Coretan



Aku tak mampu ucapkan apapun
Aku tak mampu rasakan apapun
Mungkin sampai disini
Dimana hati ini terlalu penat menyikapi semua perilakumu
Perilaku yang miskin akan kepastian

Disini aku terlalu rindu padamu
Namun membencimu juga tak bisa kuhindari
Ingin rasanya pergi darimu
Pergi dari segala ketidakpastian yang kian lama memembebani
Membebani hati yang kian lama menyepi

Berat dan sakit itulah yang kurasa
Meskipun aku punya asa untuk coba merubah suasana
Namaun aku yang terlalu lemah                                          
Tak kuasa menahan beban dan ingin melampiaskannya padamu
Melampiaskan segala bentuk amarah yang kian membatu

Tapi apa daya
Sedikitpun tak mampu kuluapkan
Aku bingung dengan siapa aku mengadu
Hanya kertas dan pena yang mau menemaniku dan setia padaku
Selebihnya hanya menyudut sepi di dalam hati


Terasa sangat menyakitkan bila terus kutelusuri
Lebih sakit ketika kau bilang kau tak ingin aku
Aku lelah dengan situasi ini
Begitu menyudutkanku dan membuat diriku tak berkutik dengan takdirku
Aku tak tahu ini akan berakhir kapan
Biarlah waktu mendeskripsikan semuanya
Semuanya tentangmu, tentangku
Hidupmu, hidupku
Takdirmu, takdirku





19.44/04/01/2013

15 Febuari 2013


Mungkin ini hari yang panjang untuk diselami
Mungkin hari yang kaya akan warna gradasi yang berhias senyum manis dari bibirmu
Akhir minggu yang yang konon banyak cerita fantasi
Penuh rasa yang menghibur hati
Dan aku harap kau bahagia hari ini

Bermain dengan sahabatmu
Saling melempar tawa candu
Mengisi waktu yang pasti ingin kau habiskan dengan keinginanmu
Dan aku berdoa agar kau riang hari ini
Sebuah awal yang baru mulai hari ini
Penuh permulaan yang pasti dan harus kau jalani
Keputusan-keputusan fatal menunggumu saat ini
Dan aku harap kau lebih dewasa mulai saat ini

Sabtu 15 Februari
Semoga kau lebih termotivasi dari hari ke hari
Meski banyak batu yang mengincar diri
Pastilah kau bisa atasi dengan akal nurani





03.48/15/02/2013

Coretan 2


Aku tak lengkap tanpa tingkah konyol
Tak lengkap pula tanpa tingkah nyocol
Tersadar  itulah pembuka jalan
Jalan antara aku dan kamu
Jalan dimana aku mengenalmu
Jalan dimana aku berani menulis (lagi)

Ingatkah kamu
Berawal dari sebuah kejadian nakal
Membuatku tergeletak di atas rerumputan
Tingkah seorang teman aneh tersayang
Membuatku terbang bersama kebo pujaan
Suasana kacau disana
Tersungging sebuah senyuman dari mulutmu
Itulah dirimu...
Tak mengenalku tetapi berrtingkah seolah aku temanmu

Ingatkah kamu...
Sepotong oreo yang kau makan
Menciptakan awal sebuah perjanjian
Awal itupun melahirkan janji janji lain
Janji dimana kau slalu menepati

Bukan seperti kebanyakan orang
Kau lebih sedikit omong dan banyak tindakan
Itulah yang kusuka darimu




21.06/11/01/2013

Senyummu Canduku


Cerahnya cuaca di luar akan lebih sempurna jika ada keberadaanmu disisiku manisku
Bercerita kesana-kemari dan ciptakan gurau tawa yang menghibur diri
Bagaimana keadaanmu disana manisku ?
Meskipun belum lama kita tak bertemu
Namun aku begitu cepat merindu
Mungkin dirimu kini menjadi candu untuk diriku
Serasa ingin kunikmati sewaktu-waktu senyummu itu





11.09/18/03/2013

Sunyiku Kala Itu


Malam ini sunyi seperti rongga kehidupan yang tanpa satupun penghuni
Hening dan hanya suara hewan-hewan yang setia bernyanyi
Merdu dengan melodinya sendiri
Kau maukah meramaikan malamku
Malam yang sunyi ini
Kau yang biasanya meramaikan malamku
Memberi warna tersendiri ditengah kesibukanku dalam menyigi buku
Kau bidadari malamku tolong ramaikan malam ini




22.41/19/03/2013

Panikku


Aku juga manusia
Takut untuk dikebiri
Takut untuk dihujani
Dihujani celotehan-celotehan nakal berbau sandi
Akupun juga manusia
Bisa hanyut karena air
Bisa hilang diri karena kelakuanku sendiri
Aku seperti acuh pada situasi
Dan aku bagai biang keladi
Dari setiap sisi yang terjadi
Aku bisa dihujat lalu hilang diri
Aku bisa ditikam dan lalu mati
Tapi aku mengerti mengapa aku harus begini
Untuk menyayangi Sang Bunga Abadi




05.59/30/04/2013

Dirimu Dalam Perspektifku


Kali pertama ku melihatmu tak ada respon berarti
Bagiku kau hanya wanita biasa lengkap dengan tingkah hiperaktifmu
Berlari kesana-kemari
Bersorak-sorak serasa tak punya malu di dalam diri

Mungkin hanya kata-kata "teruskan eksistensimu" yang tertera
Sedikit kata namun penuh makna
Entah nantinya akan bagaimana

Perlahan waktu menguraikan detiknya
Hingga suatu saat kita saling menyapa meski dalam bahasa yang berbeda
Kita saling mencela
Melontarkan kata-kata sindiran yang jelas maknanya
Namun itu awal rasa itu mengudara

Kembali detik memberikan momentumnya kepada kita
Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa aku bersyukur telah memberikan anugrahnya
Mungkin aku terlalu berlebihan mengartikannya
Atau memang itu adanya

Kita telah membuat cerita sejarah bersama
Minimal untuk diri kita
Meskipun banyak orang diluarsana lebih punya daya


Cerita itu menjadi memori yang indah untuk hidupku ini
Aku ingin terus membuat cerita baru denganmu
Meski aku juga tak tau akan membuat cerita apa

Aku terlalu minim pengalaman di dunia
Mungkin pengalamanmu lebih mumpuni dalam menjajaki dunia
Namun aku punya waktu yang tersisa
Waktu di masa depan yang masih suci tanpa cerita
Lalu apakah kita akan mengukir cerita dan cinta di dalamnya ?




10.34/19/05/2013

Rinduku Pagi Itu


Selamat pagi manis
Mendung hari ini
Diluar sana rintik hujan setia menemani
Aku rindu senyumanmu
Aku rindu canda tawamu
Aku rindu tingkah anehmu
Aku serba rindu akan dirimu

Hari ini kau akan pergi
Pergi untuk bertemu sanak famili
Aku harap kau begitu menikmati suasana dimana kau masih dini
Dan memadu kasih dengan alam kampungmu yang asri

Aku harap aku bisa selalu hadir di hatimu
Meski aku tak dapat di sisimu
Aku rindu momentum-momentum itu
Dimana aku mengahangatkanmu di kala dingin menusuk
Dengan saling mendekap dan kau akan jadi lebih hangat
Lalu menjagamu kala kau terancam di tengah medan yang tak begitu kau kenal

Aku rindu padamu
Namun waktu mungkin menyimpan sesuatu yang terbaik untukku dan untukmu
Meski aku sadar belum bisa jadi apa-apa untukmu
Namun tak menyurutkanku sanyangku untukmu




07.22/17/01/2013

Sambutan Pagiku


Aku tau jika kau lelah pagi ini
Tak ikut serta menyambut pagi nan sejuk ini
Aku tau jika kau telah perjuangkan apa yang kau yakini
Demi sebuah nilai yang terpatri kelak pada identitas diri

Selamat pagi manisku
Mari jalani hari ini
Meski kau tak sempat menikmati sinar mentari pagi
Nikmati segala elegi-elegi  tercipta di hari ini
Meski kau tak tau nuansa apa yang akan ditakdirkan pada hari ini

Tersenyumlah manisku
Mungkin aku tak bisa menemuimu hari ini
Namun janganlah bersedih manisku
Karena bagiku waktu adalah teman setiaku
Teman yang  selalu memberi ruang waktu agar aku bisa selalu bersamamu




08.17/22/12/2012

Asa Pagi Kala Itu


Aku suka pagi ini
Begitu bersinergi dengan cuaca yang cerah ini
Rindu dengan senyuman-senyuman manis yang tersaji di permukaan kampusku
Terutama senyumanmu manisku

Berbicara tentang keindahanmu
Pasti akan banyak memakan waktu
Bukan maksudku untuk merayu ataupun meninggikanmu
Namun aku terlanjur tak bisa membohongi diriku

Berbicara tentang kamu
Pasti akan melumpuhkan logikaku
Bukan berarti lumpuh total  logikaku
Namun logikaku menyetujui akan premis-premis itu

Berbicara tentang kamu
Kamu tak beda dengan lain
Hanya kurcaci kecil yang menjalani hidup sampai waktu yang tak tentu
Namun mengapa aku suka dirimu ?




07.39/21/12/2012

Keanehanmu Keistimewaanmu


Hari gilir berganti
Pagi pun masih bergantian dengan siang dan malam dalam menciptakan suasana
Matahari pun masih mau berbagi penyinaran sesuai waktunya
Dan tiba-tiba kau datang di tengah rutinitas gejala-gejala itu
Awalnya aku tak mengenal dirimu
Hanya tau sosokmu namun tak paham dengan siapa sebenarnya dirimu

Kau tampak menarik
Tampak berbeda dengan yang lainnya
Meski pun perbedaan itu diluar kelaziman wanita pada umumnya

Dengan kejadian bodoh ku mulai mengenalmu
Dimana perkenalan yang langsung aku menjanjikan sesuatu padamu
Tak tahu mengapa aku harus membuat janji itu
Di sisi lain aku juga belum begitu paham dengan dirimu
Mungkin entah karena asal membuat janji atau dikarenakan ada sesuatu

Namun dari janji itu aku mulai mengenal dirimu
Dan bodohnya kenapa aku mau membuat janji-janji baru
Dan kenapa aku juga mau membayar semua janji-janjiku
Mungkin kau memang istemewa untukku
Entah karena apa aku merasa begitu

Sembari berjalan waktu
Kau hidupkan kembali semangat berkaryaku
Entah mengapa setiap karyaku kini berbau dirimu
Entah puisi yang memujamu atau mendiskripsikan dirimu
Terima kasih kuucapkan untukmu
 Entah siapa sekarang dirimu
Aku nanti waktu-waktu berkarya bersama denganmu
Entah kapan
Aku akan selalu menunggu waktu itu
Entah kapan
Aku yakin suatu hari nanti





10.03/21/01/2013

Metafora Dunia




Membuang yang ada
Mencari yang tiada
Banyak manusia melakukannya
Meski akhir sering tak nyata

Aku banyak belajar di hari ini
Dengan menikmati segala elegi dengan hati dan nurani
Rasionalistas kalah dominasi
Karena situasi kacau yang menyeruap dari hati

Timbul pertanyaan yang biasa tersaji
Akan bagaimana kita esok nanti
Banyak kemungkinan yang tersaji
Tergantung bagaimana kita nantinya mengeksekusi
Waktu akan menjawabnya sesuai rencana Sang Illahi




19.22/20/05/13 at PKM PGSD Ngaliyan UNNES