Siang ini aku masih seperti sebelumnya aku kacau. Baru kali
ini aku seperti ini padahal aku juga sudah pernah mengalami hal seperti ini. Entah
tak tau mengapa. Mungkin aku bisa dibilang berlebihan atau bagaimana namun
memang itu yang aku rasa. Mungkin kau terlalu istimewa untukku. Keanehanmu,
kekonyolanmu, manismu, perhatianmu dan semua tentangmu aku rindu waktu-waktu
kala kita mesra seperti dulu. Apakah aku bisa mendapatkanmu bermodalkan sayang yang
tulus ? Ya hanya Tuhan yang tau dan aku hanya menjalani sebaik mungkin untuk
membahagiakan orang yang aku sayang. Aku sempat shock kala itu ya mungkin bisa
dibilang cintaku bertepuk sebelah tangan kata orang awam menyebutnya. Kamu yang
aku sayang ternyata juga sayang dengan orang lain dan lebih terobsesi dengan
dia. Lemas aku waktu itu, nggak ada hasrat buat aktivitas sehingga tugasku
terbengkalai dan akhirnya bolos karena tugas belum selesai. Seharusnya aku
harus siap dengan kenyataan yang ada, mungkin ini yang dinamakan kemungkinan
terburuk kalau kemungkinan terbaik ya kita akan bersatu. Aku harap ini sebagai
fase-fase sulit hubungan kita. Iya kalau aku memang menyayangimu dengan tulus
dan menerima kamu apa adanya namun bukan berarti kamu menjadi pribadi seadanya,
aku ingin kamu berubah menjadi lebih baik, merubah sifatmu yang bisa sayang ke
banyak cowok. Sakit lho rasanya namun yasudahlah mungkin ini memang takdirku. Aku
menjalaninya dengan tulus dan ikhlas. Aku berusaha melakukannya dengan hati
karena sayang ini hadir karena aku menyayangimu karena-Nya. Mungkin ini yang
disebut dengan cinta Rahmani yaitu mencintai dengan kasih sayang, ketulusan dan
memasrahkannya pada Tuhan Yang Maha Esa. Aku masih menyimpan asa untuk bisa bersamamu karena aku tak
mau membohongi diriku sendiri bahwa aku masih menyayangimu sayangku ………
12.50/22/05/2013
0 komentar:
Posting Komentar